BATAM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, dalam upaya memulihkan pasokan listrik di Batam yang terdampak pemadaman atau blackout.
Ketua APINDO Kepri, Stanly, memahami bahwa gangguan pasokan listrik tersebut menjadi tantangan bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Pasalnya, keandalan listrik merupakan faktor penting dalam menjaga kelangsungan aktivitas ekonomi dan operasional perusahaan.
Meski demikian, APINDO Kepri menilai kinerja keandalan pasokan listrik selama 2026 menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Jika mengacu pada data System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) PLN Batam.

SAIDI merupakan indikator rata-rata durasi gangguan listrik yang dialami pelanggan, sedangkan SAIFI mengukur rata-rata frekuensi gangguan yang terjadi.
“Jika melihat data SAIDI dan SAIFI PLN Batam, kami menilai bahwa keandalan pasokan listrik selama 2026 menunjukkan perbaikan yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025,” demikian pernyataan Stanly.
APINDO Kepri juga mengapresiasi kepemimpinan Kwin Fo dalam mengelola PLN Batam. Stanly optimistis, dengan pengalaman dan komitmen pimpinan beserta seluruh jajaran perusahaan, kondisi kelistrikan di Batam dapat segera dipulihkan.
Menurutnya, saat ini prioritas utama adalah memberikan ruang bagi tim PLN Batam untuk bekerja maksimal mempercepat pemulihan pasokan listrik, sembari menjaga situasi tetap kondusif.
Di sisi lain, Stanly mengingatkan pelaku usaha agar turut mengambil langkah antisipasi terhadap potensi gangguan operasional melalui penerapan Business Continuity Plan (BCP) atau rencana keberlangsungan bisnis.
Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan memiliki kesiapan menghadapi gangguan, meminimalkan dampak terhadap kegiatan operasional, serta menjaga keberlangsungan usaha di tengah ketidakpastian pasokan listrik.
“APINDO Kepri mendukung dan percaya pada kepemimpinan Bapak Kwin Fo sebagai Direktur Utama PLN Batam. Kami berharap seluruh jajaran PLN dapat fokus mempercepat pemulihan, sementara dunia usaha juga mengambil langkah antisipasi melalui Business Continuity Plan masing-masing,” ujarnya.
Stanly mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan memberikan dukungan terhadap upaya pemulihan kelistrikan di Batam.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu dihadapi bersama dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha.
“Yang terpenting saat ini adalah bersinergi, menjaga suasana tetap kondusif, dan bersama-sama melewati tantangan ini,” katanya.
APINDO Kepri berharap upaya pemulihan pasokan listrik dapat berjalan optimal sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha kembali normal.
“Batam kuat, dunia usaha tangguh, dan kita pulih bersama!” tutup Stanly.








Komentar