NIAS SELATAN – Prajurit KRI Bung Karno-369 melaksanakan kunjungan ke situs budaya lompat batu (Fahombo) di Desa Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk pesiar terpimpin yang diikuti oleh seluruh perwira dan prajurit KRI Bung Karno-369 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan selama pelaksanaan operasi di wilayah perairan barat Indonesia.
KRI Bung Karno-369 saat ini tengah melaksanakan Operasi Gada Wira-26 dengan sektor operasi di wilayah Pantai Barat Sumatera.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, kapal perang Republik Indonesia ini juga melaksanakan kunjungan ke sejumlah pulau terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya Pulau Nias yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat bagi masyarakat setempat.
Pada kesempatan tersebut, para prajurit berkesempatan mengunjungi situs budaya lompat batu atau Fahombo yang menjadi salah satu ikon tradisi masyarakat Nias di Desa Bawomataluo.
Tradisi lompat batu merupakan warisan budaya yang mencerminkan keberanian, ketangkasan, serta kedisiplinan masyarakat Nias yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kunjungan ini juga menjadi sarana bagi prajurit untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya daerah yang berada di wilayah kedaulatan Indonesia.
Selain mempererat hubungan antara TNI Angkatan Laut dengan masyarakat setempat, kegiatan tersebut turut menumbuhkan rasa bangga prajurit terhadap keberagaman budaya Nusantara.
Kegiatan pesiar terpimpin tersebut juga merupakan bagian dari penerapan fungsi 5R pangkalan TNI Angkatan Laut terhadap KRI yang sedang melaksanakan operasi, yaitu _Refuel, Rest, Repair, Resupply,_ dan _Response_.
Melalui kegiatan ini diharapkan prajurit KRI Bung Karno-369 tetap menjaga kondisi fisik dan moral selama menjalankan tugas operasi dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia.








Komentar