BATAM – Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Indonesia Kota Batam menggelar Seleksi Atlet dan Pelatih Wushu Tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kepulauan Riau yang akan berlangsung di Tanjungpinang pada November mendatang.
Seleksi tersebut dilaksanakan di EMA Camp Batam Center, Ruko Puri Legenda, Jalan Raja Isa Blok C1 No. 3A, Batam Kota, Rabu (1/7/2026), dan diikuti atlet serta pelatih dari berbagai perguruan wushu di Kota Batam.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Pengkot Wushu Indonesia Batam Tan A Tie, Pembina Wushu Batam sekaligus Anggota DPRD Kota Batam Siti Nurlailah ST MT, Utusan Sarumaha S.H, Bidang Pembinaan Prestasi KONI Batam Dasril didampingi Humas KONI Batam Tengku Bayu, Sekretaris Wushu Indonesia Batam Michael Liem, serta jajaran pelatih dan atlet.

Ketua Pengkot Wushu Indonesia Batam, Tan A Tie, mengatakan seleksi ini merupakan tahapan penting untuk menentukan atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Kota Batam pada Kejurprov Kepri 2026.
Menurutnya, seluruh atlet yang mengikuti seleksi akan dinilai berdasarkan kemampuan dan kesiapan bertanding sehingga menghasilkan tim terbaik yang mampu bersaing di tingkat provinsi.
“Seleksi ini untuk menentukan atlet yang akan kami kirim ke Kejurprov di Tanjungpinang pada November nanti. Semua peserta mengikuti proses seleksi hari ini dan hasilnya segera kami laporkan kepada KONI,” ujarnya.

Tan A Tie juga menyampaikan pesan dari Pembina Wushu Indonesia Batam, Amat Tantoso, yang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan prestasi atlet Wushu Batam.
Ia mengatakan para atlet yang berhasil meraih medali nantinya akan mendapatkan bentuk apresiasi sebagai motivasi agar terus meningkatkan prestasi.
Selain mempersiapkan atlet menuju Kejurprov, Pengkot Wushu Indonesia Batam juga berencana memperluas pembinaan dengan memperkenalkan olahraga wushu ke sekolah-sekolah pada akhir tahun sebagai upaya menjaring bibit-bibit atlet baru.
“Kami juga terus mempersiapkan seluruh kebutuhan atlet, termasuk perlengkapan pertandingan. Harapan kami Wushu Batam kembali meraih prestasi terbaik dan menjadi juara umum,” katanya.

Sementara itu, Bidang Pembinaan Prestasi KONI Batam Dasril melalui Humas KONI Batam, Tengku Bayu, mengapresiasi pelaksanaan seleksi tersebut sebagai langkah strategis dalam mencetak atlet dan pelatih berkualitas.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi harus menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi disiplin, kerja keras, dan sportivitas.
“Prestasi tidak diraih secara instan. Semua membutuhkan latihan, pengorbanan, disiplin, komitmen, dan kebersamaan dari seluruh pihak. Kami berharap seleksi ini melahirkan atlet dan pelatih yang mampu membawa Wushu Batam kembali berprestasi,” katanya.

Tengku Bayu mengingatkan bahwa Wushu Batam pernah menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejurprov sebelumnya. Karena itu, KONI Batam berharap cabang olahraga tersebut kembali menyumbangkan medali emas, perak maupun perunggu pada Kejurprov tahun ini sebagai modal menuju ajang yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Provinsi hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kami optimistis Wushu Batam mampu kembali menjadi salah satu cabang olahraga yang diperhitungkan, bahkan menembus prestasi di tingkat nasional hingga internasional,” tutupnya.








Komentar