BATAM – Membludaknya masyarakat yang tetap bertahan hingga menjelang tengah malam dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Tua Di Sa Ya Pek di Vihara Batam Tri Suci Dharma menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan keagamaan tersebut.
Anggota DPRD Kepri, Asmin Patros, menilai antusiasme masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan positif sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Batam.
“Kalau kita lihat, vihara ini mengalami kemajuan yang sangat signifikan setiap tahunnya. Sekarang sudah hampir pukul 12 malam, tetapi masyarakat masih tetap bertahan dan tidak bubar. Ini menandakan bahwa vihara ini mendapat kepercayaan yang sangat besar dari masyarakat,” ujarnya disela-sela kegiatan, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Asmin, kepercayaan tersebut harus terus dijaga dengan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas serta tetap mengedepankan semangat kebersamaan.
Ia juga mengapresiasi kondisi Kota Batam yang dinilai memiliki tingkat toleransi antarumat beragama yang sangat baik.
Baginya, perayaan keagamaan yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai latar belakang merupakan cerminan harmonisnya kehidupan masyarakat Batam.
“Ini menunjukkan bahwa Batam memang memiliki masyarakat dengan tingkat toleransi yang tinggi. Kebersamaan seperti ini harus benar-benar kita jaga,” katanya.
Selain menjadi ajang perayaan keagamaan, hasil lelang yang digelar dalam rangkaian acara HUT Dewa Tua Di Sa Ya Pek juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan vihara serta mendukung berbagai kegiatan bakti sosial bagi masyarakat.
“Dana yang terkumpul nantinya akan dikembalikan kepada umat melalui program-program sosial dan pengembangan fasilitas vihara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar,” pungkasnya.









Komentar