Ardiwinata Dorong Asosiasi Peduli Hewan Jadi Penggerak Event MICE dan Wisata Minat Khusus

BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyambut positif terbentuknya Asosiasi Peduli Hewan Batam sebagai wadah kolaborasi komunitas pecinta hewan sekaligus penggerak pengembangan event pariwisata berbasis minat khusus.

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan kehadiran asosiasi ini akan mempermudah koordinasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala lokal, nasional, hingga internasional, termasuk event Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang sejalan dengan 15 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

“Dengan adanya organisasi ini, komunitas akan lebih mudah menyelenggarakan event. Bukan hanya kegiatan komunitas, tetapi juga event MICE yang dapat mendorong investasi dan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi pertemuan dan pameran,” ujar Ardiwinata, Sabtu (17/1/2026).

Ia menilai, Batam memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah pertemuan pecinta hewan tingkat ASEAN bahkan dunia. Beragam agenda dapat dikembangkan, mulai dari pameran produk pakan ternak dan hewan peliharaan, seminar, lokakarya, hingga kontes hewan peliharaan yang mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Pembentukan Asosiasi Peduli Hewan Batam merupakan hasil dari rangkaian pertemuan antara Disbudpar Batam dan perwakilan komunitas hewan yang telah berlangsung sebanyak tiga kali, masing-masing pada 5 dan 9 Desember 2025 serta 16 Januari 2026.

Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan, termasuk penanganan hewan liar, peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan, serta regulasi lalu lintas masuk dan keluar hewan di Kota Batam.

Dengan visi dan misi yang sama, yakni melindungi serta melestarikan keberadaan hewan di Batam, khususnya hewan liar yang berkeliaran di ruang publik, asosiasi ini diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan ekosistem yang lebih tertib dan berkelanjutan.

“Keanekaragaman hewan yang ada di Batam dapat menjadi daya tarik tersendiri jika dikelola dengan baik. Ini bisa dikemas menjadi event pameran, pet show, hingga kegiatan edukasi yang mendukung sektor pariwisata,” tambah Ardiwinata.

Asosiasi Peduli Hewan Batam resmi dibentuk pada Jumat, 16 Januari 2026, dengan melibatkan sekitar 20 komunitas hewan yang telah terdaftar, di antaranya APBC (American Pitbull Batam Community), IBC (Indonesia Breeds Certificate), Dog & Cat Batam, ASPIN (Asosiasi Petshop Indonesia), Cat Lovers Batam, Kepri Free Flight, K-9 Polda Kepri.

kemudian, PKJ Batam (Peduli Kucing Jalanan Batam), Animal Lover Batam, Sugar Glider Batam, Reptil Age Batam, Batam Aquascape, Sahabat Kucing Terlantar, Musang Lovers Batam, Komunitas Ayam Hias Batam, Komunitas Kelinci Hias Batam, Cat Rescue Team, serta Yayasan Kucing Terlantar.

Dalam struktur kepengurusan yang telah ditetapkan, Yuli Angkasa dipercaya sebagai Ketua Asosiasi Peduli Hewan Batam.

Ke depan, asosiasi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarkomunitas, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta mendukung program pembangunan pariwisata Kota Batam yang berdaya saing.

Komentar