BATAM – Di bawah kepemimpinan Nuryanto, S.H., M.H., Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batam terus memperkuat gerakan politik kerakyatan dengan turun langsung menjaring, mendengar, dan mengawal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Aktivitas organisasi partai tersebut kini semakin intensif melalui pendekatan langsung kepada warga. Struktur partai didorong untuk hadir dari lingkungan ke lingkungan, menyerap aspirasi, serta memberikan pendampingan terhadap persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga kebutuhan dasar masyarakat.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya DPC PDI Perjuangan Kota Batam membangun hubungan yang lebih dekat dan tidak berjarak dengan rakyat.
Kehadiran partai tidak hanya diwujudkan pada momentum politik maupun pemilihan umum, melainkan melalui kerja nyata dan keterlibatan langsung di tengah kehidupan masyarakat.
Bagi PDI Perjuangan, politik bukan sekadar ruang untuk menyampaikan janji atau membangun komunikasi ketika pemilu berlangsung. Politik dipandang sebagai bentuk kehadiran, kepedulian, dan keberpihakan yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Di tengah tekanan ekonomi dan berbagai persoalan kehidupan yang dihadapi sebagian masyarakat, warga dinilai membutuhkan ruang untuk menyampaikan keluhan sekaligus pihak yang bersedia mendampingi dan memperjuangkan solusi atas persoalan tersebut.
Atas komando Nuryanto, seluruh struktur partai mulai dari tingkat DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, badan, hingga organisasi sayap partai digerakkan untuk memperkuat kehadiran di tingkat akar rumput.
Para pengurus dan kader tidak hanya diarahkan menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendengar dan mengawal aspirasi masyarakat.
Prinsip yang dibangun dalam gerakan tersebut adalah mendengar lebih banyak daripada berbicara, memahami persoalan sebelum memberikan penilaian, serta menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan langkah-langkah perjuangan politik partai.
Semangat kebersamaan itu dirangkum dalam prinsip sederhana, yakni susah bersama warga dan senang pun bersama warga.
Ketika masyarakat menghadapi kesulitan, kader PDI Perjuangan didorong untuk hadir memberikan perhatian dan pendampingan. Saat masyarakat membutuhkan bantuan dalam memperjuangkan hak maupun menyelesaikan persoalan, kader diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi.
Sebaliknya, ketika masyarakat memperoleh kemajuan dan merasakan manfaat dari hasil perjuangan bersama, PDI Perjuangan turut hadir merayakannya sebagai bagian dari keberhasilan rakyat.
Gerakan tersebut sekaligus menegaskan komitmen DPC PDI Perjuangan Kota Batam untuk membangun kepercayaan masyarakat melalui konsistensi kerja, bukan sekadar slogan.
Kepercayaan rakyat, menurut semangat yang dibangun dalam organisasi, harus tumbuh dari kesediaan untuk terus hadir, mendengar, bekerja, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan politik kemanusiaan, DPC PDI Perjuangan Kota Batam berkomitmen memperkuat perannya sebagai rumah perjuangan rakyat.
Setiap suara masyarakat diharapkan dapat didengar, setiap keluhan mendapat perhatian, dan setiap harapan diperjuangkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Batam yang lebih adil, maju, dan sejahtera.
Gerakan kerakyatan tersebut sejalan dengan penegasan Nuryanto dalam sejumlah kegiatan partai bahwa kader PDI Perjuangan harus tetap hadir dan siap memperjuangkan kepentingan rakyat, baik dalam situasi suka maupun duka.










Komentar