BATAM – Asosiasi Manajemen Sumber Daya Insani Hotel (AMSIH) yang lebih dikenal sebagai Hotel Human Resources Management Association (HHRMA) DPD Provinsi Kepulauan Riau kembali menggelar Batam Futsal Championship 2026. Turnamen futsal antar rekan hotel ini diikuti 32 tim dari berbagai hotel berbintang di Kota Batam.
Kompetisi berlangsung selama enam hari, yakni pada 24, 26, 28 dan 31 Agustus, kemudian dilanjutkan pada 2 dan 4 September 2026 di Lapangan Futsal Ikan Daun, Batam Centre, Kota Batam.
Sejak pertandingan perdana digulirkan Senin (24/8/2026), antusiasme para peserta terlihat tinggi. Para hotelier tidak hanya berlaga untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum mempererat silaturahmi, membangun kekompakan dan memperkuat hubungan antarsesama pekerja industri perhotelan di Batam.

Pembukaan turnamen dilakukan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, ditandai dengan tendangan bola pertama. Prosesi tersebut turut disaksikan pengurus HHRMA, mitra serta seluruh peserta turnamen.
Ardiwinata mengapresiasi konsistensi HHRMA DPD Kepri yang terus menggelar kegiatan olahraga bagi insan perhotelan. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pelaku industri pariwisata dalam membangun kebersamaan sekaligus ikut mendorong kemajuan sektor pariwisata Kota Batam.
“Jadi kita sangat mengapresiasi pelaku-pelaku pariwisata, khususnya hotel. Mereka ini adalah pahlawan pariwisata,” ujar Ardiwinata.
Ia menyebut Batam Futsal Championship telah memasuki penyelenggaraan ketiga. Konsistensi tersebut, kata dia, patut dipertahankan dan dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas.
Ardiwinata menilai sektor perhotelan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Batam. Bahkan, hampir 24 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam disebut berasal dari sektor hotel, restoran dan tempat hiburan.

Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda olahraga tahunan, tetapi juga dapat berkembang menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet dari kalangan pekerja perhotelan.
“Bukan tidak mungkin dari hotel ini akan lahir atlet-atlet yang bertaraf internasional ke depannya,” katanya.
Ia juga mendorong HHRMA memperluas kategori pertandingan pada masa mendatang, termasuk membuka kompetisi untuk tim putri.
Tidak hanya itu, Ardiwinata bahkan mendorong agar Batam Futsal Championship suatu saat berkembang menjadi kompetisi bertaraf internasional dengan melibatkan hotel-hotel dari negara tetangga.
“Kalau memungkinkan nanti HHRMA membuat turnamen yang berkelas internasional dengan mengundang hotel-hotel dari Singapura, hotel-hotel dari Malaysia,” ujarnya.
Tahun Kedua Perebutan Piala Bergilir
Ketua HHRMA DPD Kepri, Suprianto, mengatakan Batam Futsal Championship merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Namun, khusus perebutan piala bergilir, tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua.
Pada edisi sebelumnya, trofi juara berhasil dibawa pulang Aston Gideon Batam.
“Ini kegiatan rutinitas dari HHRMA DPD Kepri yang setiap tahunnya kita menggelar event tahunan futsal. Tahun ini merupakan tahun kedua untuk perebutan piala bergilir. Tahun pertama dimenangkan oleh Aston Gideon Batam,” kata Suprianto.

HHRMA DPD Kepri saat ini memiliki hampir 60 hotel yang tergabung sebagai anggota di Kota Batam. Namun, untuk penyelenggaraan tahun ini, panitia membatasi peserta sebanyak 32 tim.
Pembatasan tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung efektif dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Suprianto berharap turnamen tersebut menjadi ruang bagi para hotelier untuk menumbuhkan sportivitas sekaligus mempererat hubungan antarsesama hotel.
“Semoga ajang ini menjadi ajang sportivitas buat rekan-rekan hotelier yang ada di Kota Batam, khususnya, sehingga bisa menjalin silaturahmi, kekompakan dan menjadi ajang perekat antarsesama hotel,” ujarnya.
HHRMA Siapkan Kompetisi Antarnegar
HHRMA DPD Kepri juga mulai menyiapkan agenda yang lebih besar dengan potensi melibatkan peserta dari luar negeri.
Salah satunya adalah rencana menggelar kompetisi making bed antarnegara dengan mengundang peserta dari Singapura dan Malaysia.
Suprianto mengatakan rencana tersebut masih dalam pembahasan internal. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, kompetisi tersebut diproyeksikan digelar pada April 2027 dengan menggandeng sejumlah pihak terkait.
“Di luar agenda futsal ini kita akan mengadakan making bed antarnegara. Kita akan mengundang Singapura dan Malaysia dan akan bekerja sama dengan IKA. Ini masih dalam proses wacana, tapi kemungkinan besar akan kita selenggarakan pada April 2027,” katanya.
Rencana tersebut menjadi langkah HHRMA DPD Kepri untuk memperluas kiprah organisasi sekaligus memperkuat jejaring industri perhotelan Batam dengan pelaku industri dari negara-negara tetangga.
Batam Futsal Championship Dipastikan Berlanjut
Tingginya antusiasme peserta membuat HHRMA DPD Kepri memastikan Batam Futsal Championship tetap menjadi agenda tahunan.
Suprianto mengatakan tingginya permintaan dari kalangan hotelier menjadi alasan kuat untuk mempertahankan turnamen tersebut pada tahun-tahun mendatang.
“Karena permintaan dan antusiasme dari teman-teman hotel sangat tinggi, tentunya ini akan menjadi agenda rutinitas kita. Tahun depan kita akan melaksanakan kembali setiap tahunnya,” tegasnya.
Sementara untuk kategori putri, HHRMA DPD Kepri masih akan melakukan kajian internal. Apabila mendapat respons positif dan didukung kesiapan peserta, kategori tersebut berpeluang dibuka pada penyelenggaraan berikutnya.
“Tim putri kita coba dalami dulu secara internal dari HHRMA,” pungkasnya.










Komentar