BATAM – Layanan Imicare yang dihadirkan oleh Kantor Imigrasi Batam memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan rujukan medis ke luar negeri dalam kondisi darurat.
Sebagai wilayah yang dekat dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, kebutuhan masyarakat Batam terhadap layanan kesehatan lintas negara cukup tinggi. Namun, dalam kondisi darurat, proses administrasi seperti pembuatan paspor sering menjadi kendala.
Melalui program Imicare, hambatan tersebut dapat diminimalisir. Proses pengurusan paspor dilakukan secara prioritas, bahkan memungkinkan penerbitan dalam waktu singkat.
Selain itu, petugas imigrasi juga dapat mendatangi langsung pasien di rumah sakit untuk melakukan perekaman data.
Perwakilan Kantor Imigrasi Batam, Kharisma, menyampaikan bahwa layanan ini hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan keimigrasian dalam kondisi mendesak.
“Perjalanan ke negara tetangga tidak hanya untuk pariwisata, tetapi juga untuk kebutuhan darurat rujukan medis. Karena sifatnya harus segera, sering kali dibutuhkan pengurusan paspor yang cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu, paspor dapat diterbitkan pada hari yang sama setelah proses perekaman dilakukan.
Ketua Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Kepulauan Riau, Susanna, menilai layanan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Kepala Kantor Imigrasi Batam, Bapak Hajar Aswad, yang menghadirkan program Imicare ini. Dalam kondisi darurat, waktu sangat berharga, dan layanan seperti ini bisa membantu mempercepat akses pasien untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.
Dengan adanya Imicare, diharapkan masyarakat yang membutuhkan pengobatan ke luar negeri tidak lagi terkendala oleh proses administrasi, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat waktu.











Komentar