BINTAN – Untuk pertama kalinya, Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) tahun 2026.
Porwada Kepri ini sebagai langkah menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung. Namun selama ini, SIWO di Kepri yang merupakan Badan Fungsional sekaligus Anggota KONI, tidak mendapatkan tempat dari pemerintah daerah.
Itulah yang mengemuka jadi topik utama dalam diskusi kunjungan silaturahmi Ketua PWI Provinsi Kepri Saibansah Dardani yang didampingi Wakil Sekretaris PWI Provinsi Kepri M. Ikhsan, dengan Ketua PWI Bintan Harjo Waluyo dan jajaran pengurus di Restoran Nusantara Tanjunguban Bintan, Kamis (16/7/2026).
“Kedatangan kami ke Bintan, untuk bersilaturahmi dengan Ketua dan Pengurus PWI Bintan. Sekaligus menyosialisasikan penyelenggaraan Porwada 2026 Kepri, untuk menuju Porwanas 2027 di Lampung,” kata Saibansah Dardani yang akrab disapa Cak Iban saat mengawali diskusi.
Dalam diskusi tersebut dijelaskan tentang kelembagaan dalam pembinaan olahraga secara nasional hingga ke tingkat daerah. Lembaga otoritas keolahragaan nasional yang berwenang membina, mengembangkan dan mengkoordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). KONI memiliki anggota yang terdiri dari cabang olahraga (cabor) dan badan fungsional.
Cabang olahraga merupakan bidang khusus dari aktivitas fisik dan permainan, masing-masing memiliki regulasi atau aturan. Seperti cabang olahraga sepak bola, bulu tangkis dan jenis olahraga lainnya. Untuk iven (event) atau kejuaraan resmi dari cabang olahraga ini, KONI yang memiliki tanggung jawab atau wewenang. Mulai dari tingkat Pekan Olahraga Kota (Porkot) maupun Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab).
Kemudian, atlet terbaik akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Selanjutnya, atlet terbaik dari beberapa cabor akan mengikuti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) atau Pra-PON maupun Kejurnas, untuk mendapatkan tiket bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Selain cabang olahraga, KONI juga memiliki anggota berupa badan fungsional. Badan fungsional sebagai Anggota KONI itu antara lain Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi). Atlet untuk Bapomi ini merupakan kalangan mahasiswa dari perguruan tinggi.
Even resmi yang menjadi wewenang Bapomi ini mulai dari tingkat Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov/Pomda). Kemudian dilanjutkan ke Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas). Beberapa cabang olahraga seperti sepak bola di kalangan mahasiswa, mesti menjalani babak kualifikasi regional atau wilayah, sebelum menuju Pomnas tersebut.
Tidak hanya Bapomi yang menjadi Anggota KONI. Untuk atlet kalangan pelajar, badan fungsional KONI tersebut adalah Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia, atau yang disebut dengan Bapopsi.
Bapopsi memiliki wewenang untuk pembinaan dan penyelenggara event olahraga pelajar. Mulai dari tingkat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), berlanjut ke Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil), dan atlet terbaik akan bertanding di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Selain Bapomi dan Bapopsi, KONI juga memiliki badan fungsional sebagai anggota, yaitu Seksi Wartawan Olahraga (SIWO). SIWO dari PWI tidak hanya berperan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.
Tapi, SIWO juga memiliki event resmi untuk atlet dari kalangan wartawan. Event resmi untuk SIWO PWI, dimulai dari tingkat provinsi yaitu Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada). Atlet terbaik dari Porwada ini, akan bertanding di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
“KONI yang membawahi puluhan cabor maupun Bapomi, Bapopsi dan SIWO itu berada dalam posisi yang sama. Sama-sama memiliki event resmi hingga ke level nasional. Tetapi untuk di Provinsi Kepri, SIWO tidak mendapatkan tempat yang sama seperti KONI, Bapomi dan Bapopsi,” ungkap Saibansah Dardani.
Buktinya, Pemerintah Kota Batam mengalokasikan anggaran untuk kegiatan Pekan Olahraga Kota (Porkot), untuk menuju Porprov Kepri. Begitu juga dengan Pemko Tanjungpinang, sudah memulai ajang Porkot untuk menuju Porprov Kepri.
Sedangkan lima kabupaten di Kepri, belum melaksanakan Porkab, sebelum Porprov. Kemudian, seluruh Pemko dan Pemkab di Kepri, mengalokasikan anggaran untuk mengikuti Porprov Kepri.
Begitu juga dengan ajang Popda, seluruh pemerintah kabupaten dan pemerintah kota di Kepri mengalokasikan anggaran untuk mengikuti kegiatan Popda tingkat Provinsi Kepri.
Sedangkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalokasikan anggaran untuk mengikuti Porwil atau Pra-PON hingga mengikuti PON kepada KONI. Dan anggaran untuk Popwil hingga Popnas kepada Bapopsi melalui Dispora. Bahkan, Pemprov Kepri juga mengalokasikan anggaran untuk mengikuti Pomnas melalui Bapomi.
“Sementara, untuk SIWO PWI Kepri yang sama-sama badan fungsional, tidak pernah mendapatkan tempat yang sama dalam pengalokasian anggaran dari pemerintah daerah. Padahal, SIWO Kepri dan SIWO di kabupaten kota di Kepri, secara legalitas masuk dalam keanggotaan KONI. Justru ada Bapopsi di kabupaten kota yang tidak ada legalitasnya sebagai anggota KONI, malah mendapat anggaran dari pemerintah daerah. Ini realita yang terjadi di Kepri,” papar Cak Iban yang baru kembali dari menjadi petugas haji Indonesia.
Porwada 2026 Kepri
Meski SIWO di Provinsi Kepri tidak mendapat tempat di mata pemerintah daerah, PWI Kepri berencana akan melaksanakan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2026. Saat ini, SIWO PWI Kepri sedang menyosialisasikan sekaligus membuka pendaftaran atlet Porwada 2026 Kepri.
Cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porwada 2026 Kepri, sama dengan cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada ajang Porwanas Lampung tahun 2027 mendatang.
Cabor yang akan dipertandingan pada Porwada 2026 Kepri ini antara lain atletik, biliar, bulu tangkis, catur, bridge, tenis meja, mini soccer, futsal, tenis, E-Sport, karaoke, jurnalistik, fotografi, dan domino.
“Formulir pendaftaran atlet untuk mengikuti Porwada 2026 Kepri, sudah kami sampaikan ke PWI kabupaten dan kota se-Kepri. Sampai Kamis tanggal 16 Juli ini, baru PWI Kabupaten Bintan yang telah menyerahkan formulir pendaftaran atlet untuk mengikuti Porwada 2026 Kepri. Kami masih menunggu dari PWI kabupaten dan kota lainnya,” sebut Cak Iban.
Porwanas 2027 Lampung
Saat ini, SIWO Kepri juga sedang mempersiapkan penyelenggaraan Porwada 2026 Kepri. Dalam beberapa hari ini, akan ditetapkan waktu dan tempat penyelenggaraan Porwada Kepri.
Kemudian, dari hasil Porwada Kepri nanti, nama atlet terbaik akan didaftarkan untuk mengikuti Porwanas 2027 Lampung. Porwanas 2027 Lampung akan dilaksanakan pada pekan pertama April tahun 2027 mendatang, sekaligus puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2027.
“Tapi, pada Agustus 2026 ini, kita sudah mesti melakukan entry by name atlet Porwanas itu kepada panitia besar. Mungkin selama ini, pejabat pemerintah daerah ada yang tidak tahu tentang Porwada dan Porwanas, atau bisa saja pura-pura tidak tahu. Semoga mulai tahun 2026 ini, atlet dari kalangan wartawan di bawah naungan SIWO mendapat tempat yang sama dengan Bapomi maupun Bapopsi sebagai badan fungsional KONI,” harap Ketua PWI Provinsi Kepri.
Sementara itu, Ketua PWI Bintan Harjo Waluyo mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua PWI Kepri ke Bintan, sekaligus menyosialisasikan Porwada 2026 Kepri dan Porwanas 2027 Lampung.
“Alhamdulillah, SIWO PWI Bintan masuk dalam kepengurusan KONI Bintan, sejak tahun 2022 lalu sampai sekarang. Bahkan kami sah secara legalitas sebagai badan fungsional KONI Bintan. Walaupun sudah dua kali kami mengikuti Porwanas, tidak ada perhatian dari pemerintah daerah. Dengan dilaksanakan Porwada Kepri nanti, syukur-syukur kami mendapat tempat yang sama juga bagi pemerintah daerah. Jangan untuk mengikuti Porprov dan Popda saja yang diperhatikan,” kata Harjo Waluyo menegaskan.













Komentar