BATAM – DPC PDI Perjuangan Kota Batam menggelar kegiatan sosial beeupa aksi donor darah yang dilaksanakan di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Batam pada, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus wujud nyata komitmen partai dalam mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong.
Kegiatan tersebut melibatkan pengurus partai, organisasi sayap, serta badan partai. Sejumlah organisasi sayap yang terlibat di antaranya Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dan Banteng Muda Indonesia (BMI).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Nuryanto S.H., M.H mengatakan, donor darah tidak sekadar menjadi kegiatan sosial, tetapi juga bentuk pengabdian partai kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan ingin memastikan semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan donor darah ini, mudah-mudahan PDI Perjuangan selalu hadir dan mendarmabaktikan diri kepada masyarakat dari sisi sosial dan kemanusiaan. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan berguna bagi masyarakat,” ujarnya.

Masih menurut Cak nur sapaan akrab mantan Ketua DPRD Batam menambahkan, semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu bangsa harus terus dirawat dan diterjemahkan ke dalam tindakan nyata sesuai tantangan zaman.
Jika generasi terdahulu berjuang mengesampingkan ego pribadi dan golongan demi mewujudkan kemerdekaan Indonesia, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan pengabdian dan kerja bersama.
“Ini merupakan bentuk komitmen kita dalam mewarisi semangat dan cita-cita para pendahulu bangsa. Dalam kondisi sekarang, kita harus bersama-sama bergotong royong agar kehadiran kita benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kritik Ego Pejabat, Kepentingan Publik Harus Diutamakan
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan publik di tengah perkembangan teknologi dan era digital.
Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya menjadi peluang untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Namun, kemajuan tersebut harus diiringi dengan kesadaran nasionalisme, semangat kebersamaan, dan kemauan untuk mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ia menilai, salah satu persoalan yang masih menjadi tantangan adalah ketika para pelaksana pemerintahan justru lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan dibandingkan kepentingan negara dan masyarakat.
“Yang masih kurang saat ini adalah kesadaran para pelaku atau eksekutor, termasuk pemerintah. Terkadang kepentingan pribadi dan golongan justru lebih diutamakan daripada kepentingan negara. Ini yang harus kita benahi bersama,” tegasnya.

Ia mengingatkan, perjuangan para pendahulu bangsa dalam merebut kemerdekaan dapat menjadi pelajaran penting bagi generasi saat ini.
Para pejuang mampu bersatu melawan penjajahan karena menempatkan tujuan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Semangat itulah yang dinilai harus kembali diperkuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, kemerdekaan bukanlah tujuan akhir, melainkan jembatan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, makmur, dan berkeadilan.
Karena itu, Indonesia membutuhkan generasi penerus yang memiliki jiwa nasionalisme, karakter kepemimpinan, serta kesediaan mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat luas.
“Kemerdekaan ini bukan tujuan akhir. Setelah merdeka, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan mencari dan mempersiapkan penerus bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme, jiwa kepemimpinan, serta siap mengabdikan diri untuk kepentingan publik dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah maupun nasional harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, bukan kepentingan kelompok tertentu.
Semangat tersebut, lanjutnya, menjadi harapan PDI Perjuangan dalam mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih adil dan makmur, baik di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, maupun Indonesia secara keseluruhan.
Berlanjut dengan Aksi Gotong Royong
Selain donor darah, rangkaian kegiatan sosial PDI Perjuangan Kota Batam juga direncanakan berlanjut melalui aksi gotong royong membersihkan lingkungan hingga November 2026.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan DPD PDI Perjuangan Kepulauan Riau sebagai bagian dari upaya menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda ke dalam gerakan sosial yang berkelanjutan.
Menurutnya, menjaga dan merawat Indonesia tidak cukup hanya melalui pernyataan atau slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan konkret yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh kader partai dan masyarakat Kota Batam untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
“Harapan kita, komitmen ini menjadi tanggung jawab bersama, baik seluruh kader partai maupun masyarakat. Untuk mengisi, menjaga, dan merawat Indonesia, kita harus menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta mengutamakan kepentingan umum,” tutupnya.
Di lokasi yang sama, Perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Fitri menyampaikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan Kota Batam atas kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jumat (30/10/2026).
Pihak PMI juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan Kota Batam atas kerja sama yang telah terjalin, serta kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah menyumbangkan darahnya. Semoga seluruh pendonor senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam segala urusan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada kesempatan mendatang sehingga sinergi antara PMI dan PDI Perjuangan Kota Batam dalam kegiatan kemanusiaan dapat terus berlanjut.
“Semoga pada kesempatan lain kita bisa bertemu kembali dan bekerja sama dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Terima kasih atas dukungan dan partisipasinya,” tuturnya.











Komentar