BATAM – Association for Materials Protection and Performance (AMPP) Chapter Batam menggelar AMPP Vinnex Coatindo Blaster & Painter Competition 2026, sebuah kompetisi keterampilan di bidang surface preparation dan protective coatings yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia.
Mengusung tema “Surface Preparation, Protective Coatings, Skills Competition”, kegiatan berlangsung di PT Vinnex Coatindo, Kawasan Industri Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam, Sabtu (25/7/2026), dan diikuti delapan perusahaan dari Batam, Bintan, serta Karimun.
Ketua AMPP Chapter Batam, Azizar Lawer, mengatakan kompetisi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun ekosistem industri pelapisan material (coating) yang lebih profesional melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus mempererat hubungan antara pelaku industri dengan para pemasok.
“Ini adalah kompetisi blaster dan painter pertama yang kami selenggarakan. Pesertanya berasal dari Batam, Bintan, dan Karimun, di antaranya PT Saibem, Metek, Profab, Wasco Engineering Indonesia, Rotary Engineering Indonesia, Prostar Contract Service, Pusda Seroja Jaya, dan perusahaan lainnya,” ujarnya.

Menurut Azizar, setiap perusahaan mengirimkan tiga perwakilan yang terdiri dari seorang blaster, painter, dan supervisor. Kompetisi diawali dengan lomba blasting, kemudian dilanjutkan dengan kompetisi painting setelah proses penilaian oleh tiga orang juri.
Ia menjelaskan, para pemenang akan memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp15 juta untuk juara pertama, Rp9 juta bagi juara kedua, dan Rp6 juta untuk juara ketiga. Selain itu, AMPP juga memberikan hadiah berupa pelatihan serta sertifikasi secara gratis.
“Target utama kami sebenarnya bukan sekadar mencari pemenang, tetapi membangun komunitas dan menghubungkan perusahaan cat, pengguna cat, hingga para praktisi di industri ini agar saling memberikan manfaat,” katanya.
Azizar menambahkan, seluruh kegiatan didukung penuh oleh delapan perusahaan sponsor, di antaranya Jotun, Hempel, Parmadar, Marawa, dan RockRit. Bahkan, salah satu sponsor datang langsung dari Amerika Serikat untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Menurutnya, kompetisi serupa sebenarnya telah rutin dilaksanakan di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat. Namun, untuk Indonesia, Batam menjadi kota pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah.
“Harapan kami kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Melihat antusiasme peserta dan sponsor, kami optimistis kompetisi ini akan terus berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, Bukti Rantau, mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor industri pelapisan dan perlindungan material.
“Kami mendapat informasi bahwa ini merupakan kompetisi pertama di Indonesia. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para tenaga kerja untuk mengasah kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman berharga. Saya yakin peserta yang hadir merupakan tenaga terbaik yang dipilih oleh masing-masing perusahaan,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia hingga tingkat internasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan ini bukan yang pertama dan terakhir, tetapi dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Muhammad Zaini, yang secara resmi membuka kompetisi tersebut.

Dalam sambutannya, Zaini menyampaikan apresiasi kepada AMPP Chapter Batam atas terselenggaranya ajang bertaraf internasional tersebut.
“Pemerintah Kota Batam bangga karena kompetisi ini pertama kali digelar di Batam sekaligus menjadi yang pertama di Indonesia. Mudah-mudahan ini menjadi awal lahirnya berbagai kompetisi internasional lainnya di Kota Batam,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam akan menyampaikan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut kepada pimpinan daerah agar ke depan dapat memperoleh dukungan yang lebih besar.
“Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjadi salah satu agenda penting dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja industri di Kota Batam,” tutupnya.













Komentar