PAPUA TENGAH – Di tengah hamparan alam pegunungan yang menyejukkan, personel Pos Tinggi Nambut Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti yang dipimpin DPP sekaligus Wadanpos Tinggi Nambut, Letda Inf Syamsu Hidayat, melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah-rumah warga.
Kali ini, anjangsana dilakukan di Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, sebagai wujud kepedulian dan upaya mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat, Jumat (31/05/2026).
Dengan berjalan dari rumah ke rumah, prajurit Tuah Sakti tidak hanya hadir untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendengarkan cerita, harapan, serta berbagai kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas turut membagikan pakaian layak pakai dan memberikan motivasi kepada warga agar terus menjaga kebersamaan, persatuan, serta keamanan lingkungan kampung.
Suasana penuh kehangatan tampak saat warga menyambut kedatangan para prajurit. Canda, senyum, dan obrolan sederhana menjadi bukti eratnya hubungan yang terjalin antara Satgas dan masyarakat di wilayah penugasan.
Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly, menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk menjadi saudara dan sahabat bagi masyarakat. Melalui anjangsana ini, kami ingin mendengar langsung kondisi warga serta memperkuat kebersamaan yang telah terjalin dengan baik di Kampung Tinggi Nambut,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga, Mama Mendi (41), mengaku senang dan bersyukur atas perhatian yang terus diberikan oleh personel Pos Tinggi Nambut.
“Bapak-bapak TNI sering datang melihat kami dan membantu warga. Kami merasa senang karena mereka selalu peduli dan dekat dengan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ungkapnya.
Melalui langkah-langkah sederhana yang penuh ketulusan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, harapan, dan kehangatan bagi masyarakat di pelosok negeri.










Komentar