BATAM – Sejarah baru, kini terukir di kancah perfilman lokal. Industri kreatif Kota Batam kian berwarna dengan hadirnya karya layar lebar perdana dari organisasi solidaritas pembawa acara (swara) Kota Batam, melalui tim Swara Movie Project, film bertajuk “Sejauh Doa Cahaya Batam”, akhirnya tayang.
Swara Kota Batam membuktikan bahwa talenta mereka tidak hanya sebatas memandu acara di atas panggung. Sejak dilantik oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, pada 18 November 2025 lalu, Swara kini merambah dunia seni peran sebagai wujud dedikasi kreatif mereka.
Film ini mengangkat esensi budaya lokal Batam yang dibalut dengan kisah cinta romantis, dinamika keluarga, hingga potret perjuangan para perantau.
Tema ini dinilai sangat relevan dengan kondisi demografis masyarakat Batam saat ini, sehingga mampu menyentuh sisi emosional penonton.
Puncaknya, pada 13 Februari 2026, Gala Premiere film garapan sutradara Alfredo Sihombing ini disaksikan bersama-sama di Bioskop Cinepolis K Square Kota Batam.
“Karya ini berawal dari tantangan Bang Ardi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. agar swara membuat sebuah film, Sebagai orang yang lama bergelut di industri film nasional sekaligus berprofesi sebagai MC, saya tertantang untuk mewujudkannya,” ujar Alfredo, yang akrab disapa Bang Edo (#iniMCbatam), saat sesi bincang usai penayangan.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi tinggi dari Drs. Ardiwinata, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sekaligus Pembina Swara Kota Batam yang pada launcing mewakili Walikota Amsakar Achmad sekaligus Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra.
Ia mengaku bangga atas kegigihan anggota Swara dalam melahirkan karya di tengah kesibukan mereka sebagai MC.
“Film adalah salah satu subsektor industri kreatif yang vital. Melalui film ini, kita tidak hanya bercerita, tapi juga memperkenalkan potensi wisata Batam kepada khalayak luas,” tutur Ardiwinata.
Uniknya, seluruh pemain dalam film ini merupakan anggota Swara yang telah melewati proses casting ketat. Karakter utama, Rio dan Ralin, diperankan secara apik oleh MC Ranto dan MC Zaza.
Meski ini merupakan pengalaman pertama mereka berakting di depan kamera film panjang, keduanya dinilai sukses membawakan karakter dengan sangat natural.
Ketua Swara Kota Batam, Maharani Purba, tak kuasa menahan haru atas pencapaian timnya.
“Saya sangat bangga dan terharu. Meskipun dengan berbagai keterbatasan, perjuangan teman-teman di tim movie project akhirnya membuahkan hasil. Terima kasih kepada seluruh sponsor, terutama SMA Kartini yang terlibat langsung dalam tim produksi,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Dukungan Mengalir Deras,
Meski tidak ditayangkan secara komersial secara luas di bioskop, euforia peluncuran film ini tetap terasa sangat meriah. Antusiasme terlihat dari kehadiran tokoh tokoh film Batam, Babe dan Sutradara Fajri, unsur pemerintah seniman, budayawan Samson Rambah Pasir. Serta ketua Asosiasi Pariwisata Kepri dan Batam hadir secara langsung Dona Ketua ASPPI Kepri dan lain lain.
Acara ditutup dengan pemberian sertifikat apresiasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam kepada seluruh tim Swara Movie Project sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan mereka menjawab tantangan kreatif dari bang Ardi, demi kemajuan industri kreatif di Kota Batam.














Komentar