Asiapelago.com | Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menerima aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pemuda Mahasiswa Kepulauan Riau di Gedung DPRD Kota Batam, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya menolak kenaikan harga BBM, meminta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Koperasi Merah Putih, serta mendesak pemerintah menghentikan pemborosan APBN dan APBD.
Mengenakan jaket almamater dari berbagai perguruan tinggi, para mahasiswa menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi demi memastikan efektivitas penggunaan anggaran negara. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Haji Muhammad Kamaluddin yang menerima mereka di ruang serba guna DPRD. Dalam suasana terbuka, mahasiswa menyampaikan kritik dan masukan terhadap sejumlah program pemerintah.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait proses hukum yang tengah dijalani sejumlah pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) di Kejaksaan Agung. Selain itu, mahasiswa juga mempertanyakan manfaat Program Koperasi Merah Putih yang dinilai belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan berpotensi menjadi pemborosan anggaran.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kamaluddin menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap kebijakan publik dan penggunaan anggaran negara. Ia menegaskan DPRD Kota Batam akan menindaklanjuti masukan tersebut melalui koordinasi dengan anggota DPRD lainnya untuk diteruskan kepada pemerintah pusat. “Terima kasih atas aspirasi yang disampaikan. Kami yakin pemerintah mendengarkan aspirasi ini dan akan mengevaluasi program-program yang ada,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, perwakilan mahasiswa menyerahkan dokumen aspirasi secara tertulis kepada Ketua DPRD Kota Batam. Mereka juga meminta Kamaluddin untuk turut menandatangani dokumen tersebut sebagai bentuk dukungan atas aspirasi yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa.














Komentar