BATAM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batam terus memperkuat komunikasi dengan penyelenggara pemilu sebagai bagian dari upaya mendorong pelaksanaan Pemilu yang jujur, adil, aman dan damai.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Kota Batam, Hendrik, SH, saat menerima kunjungan silaturahmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batam di Sekretariat DPC PKB Kota Batam, Tiban 1 Madani, Sekupang, Senin (7/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum membangun komunikasi antara jajaran penyelenggara pemilu dengan kepengurusan baru DPC PKB Kota Batam masa bakti 2026-2031, sekaligus mempersiapkan partai menghadapi agenda pemilu dan pilkada mendatang.
Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itoloha Gaho, AMd.Hut, mengatakan silaturahmi serupa sebelumnya telah dilakukan dengan sejumlah partai politik di Batam. Selain memperkuat komunikasi, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan pembaruan data kepengurusan partai.
“Kami mengingatkan pengurus partai agar tidak lupa memperbarui data kepengurusan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol),” kata Antonius.
Bawaslu, lanjutnya, juga mendorong partai politik ikut berperan dalam mengawal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak diperlukan untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir.
Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Internal KPU Kota Batam, Bosar Hasibuan, SE, MAk, yang mewakili Ketua KPU Batam, menekankan pentingnya komunikasi intensif antara KPU dan partai politik.
Menurut Bosar, partai politik merupakan salah satu pemangku kepentingan penting dalam ekosistem pemilu. Karena itu, komunikasi yang terbuka diperlukan agar setiap perkembangan kebijakan dan regulasi kepemiluan dapat dipahami dengan baik oleh partai politik.
“KPU melakukan pemutakhiran data partai politik berkelanjutan setiap satu semester, sedangkan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dilakukan setiap tiga bulan,” jelasnya.
Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk membangun sinergi yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Kota Batam.
“Masukan dari partai politik menjadi bagian penting untuk kami dengarkan. Harapannya, silaturahmi ini menjadi ruang membangun komunikasi dan sinergi yang baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua DPC PKB Kota Batam, Hendrik, menegaskan partainya siap membangun komunikasi dan bekerja sama secara terbuka dengan KPU maupun Bawaslu.
Menurut Hendrik, komitmen tersebut sejalan dengan sikap DPP PKB yang mendukung penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, aman, damai dan berintegritas sebagai salah satu pilar utama demokrasi.
“Kita akan terus melakukan komunikasi dengan KPU agar seluruh jajaran pengurus memahami setiap peraturan dan memastikan data internal partai dengan sistem kepemiluan tetap sinkron,” tegas Hendrik.
Anggota DPRD Kota Batam tersebut juga meminta seluruh kader PKB untuk ikut mendorong konstituen dan masyarakat memastikan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih.
Ia menilai kesadaran masyarakat untuk mengecek dan memastikan status kepemiluan menjadi bagian penting dalam mewujudkan data pemilih yang akurat.
“Kita harus membangun keterbukaan dan kooperatif terhadap Bawaslu demi mencegah terjadinya pelanggaran pemilu sejak dini,” pungkasnya.












Komentar