BATAM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam menggandeng Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional (IIBN) Batam dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan insan pers.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan sumber daya manusia serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan berlangsung di lantai 2 Kampus IIBN Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (21/8/2026).
Ketua PWI Batam, Muhamad A. Khafi Anshary, mengatakan kemitraan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik dan profesional, terutama di tengah pesatnya perkembangan industri komunikasi dan media.

Menurut Khafi, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU, tetapi menghasilkan berbagai program konkret, termasuk penelitian yang mendukung pengembangan pers nasional serta peningkatan kompetensi wartawan.
“Kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan penelitian berkualitas yang mendukung pengembangan pers nasional, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang lebih kompeten dalam menghadapi tantangan di dunia jurnalistik,” ujar Khafi.
Ia juga mengapresiasi IIBN Batam yang memberikan ruang bagi anggota PWI Batam untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa.
Khafi menilai peningkatan kapasitas wartawan menjadi kebutuhan penting karena kualitas sumber daya manusia pers turut menentukan kualitas informasi yang diterima masyarakat.
10 Anggota PWI Batam Dapat Beasiswa
Rektor IIBN Batam, Dr. Jontro Simanjuntak, SE, MM, mengatakan salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut adalah pemberian beasiswa reguler khusus bagi anggota PWI Batam.
Sebanyak 10 anggota PWI Batam yang berstatus mahasiswa maupun calon mahasiswa mendapat kesempatan memperoleh beasiswa dengan besaran berbeda, mulai dari 25 persen hingga 100 persen.

Penerima pertama mendapatkan pembebasan 100 persen biaya awal pendaftaran dan biaya kuliah semester 1 hingga semester 7.
Penerima kedua memperoleh potongan 75 persen untuk biaya awal pendaftaran serta biaya kuliah semester 1 hingga semester 7.
Sementara penerima ketiga dan keempat mendapatkan potongan 50 persen. Penerima kelima dan keenam memperoleh potongan 30 persen.
Adapun penerima ketujuh hingga kesepuluh mendapatkan potongan 25 persen untuk biaya awal pendaftaran dan biaya kuliah semester 1 hingga semester 7.
Jontro mengatakan program tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi insan pers untuk meningkatkan pendidikan tanpa harus meninggalkan profesinya.
“Kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Kampus IIBN Batam, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui pengembangan media yang lebih baik dan mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab,” kata Jontro.
MoU antara PWI Batam dan IIBN Batam berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani.
Wartawan Dituntut Terus Beradaptasi
Selain pemberian beasiswa, kerja sama kedua pihak mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan dunia usaha, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kedua pihak juga membuka peluang pengembangan program pendidikan dan penelitian yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Bagi insan pers, kolaborasi ini menjadi penting karena profesi jurnalistik kini menghadapi perubahan yang sangat cepat.
Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), perubahan pola konsumsi berita hingga maraknya informasi yang belum terverifikasi menuntut wartawan memiliki kemampuan yang semakin luas.
Wartawan tidak lagi cukup hanya menguasai kemampuan menulis dan melakukan peliputan. Pemahaman terhadap teknologi, data, bisnis, hukum, serta etika jurnalistik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas karya pers.
IIBN Batam sendiri menyediakan sejumlah program studi jenjang sarjana, di antaranya S1 Bisnis Digital, S1 Kewirausahaan, S1 Sistem Informasi dan S1 Hukum Bisnis.
Kampus yang berlokasi di Kompleks Mitra Mas Blok C, Teluk Tering, Batam Kota, tersebut juga menyediakan pilihan jadwal perkuliahan yang relatif fleksibel, mulai dari kelas pagi, malam, shift hingga kelas eksekutif.
Investasi untuk Masa Depan Pers
Khafi menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam menjaga masa depan pers.
Menurutnya, wartawan yang terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan akan lebih siap menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, kritis, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, ia berharap kerja sama PWI Batam dan IIBN Batam dapat diwujudkan melalui berbagai program berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi anggota organisasi, mahasiswa, kampus maupun masyarakat.
Sinergi dunia akademik dan profesi dinilai dapat saling memperkuat. Perguruan tinggi memberikan ruang bagi insan pers untuk memperdalam pengetahuan, sedangkan pengalaman profesional wartawan dapat menjadi konteks nyata dalam penerapan ilmu yang diperoleh.
Pada akhirnya, peningkatan kompetensi wartawan bukan sekadar investasi bagi individu, tetapi juga investasi bagi masyarakat.
Semakin berkualitas dan kompeten seorang jurnalis, semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang dan berkualitas.
Melalui kerja sama tersebut, PWI Batam dan IIBN Batam berharap dapat ikut memperkuat ekosistem pers di Kota Batam sekaligus mendorong insan pers agar semakin profesional dalam menjalankan fungsi jurnalistik sebagai salah satu pilar penting demokrasi.











Komentar