MILAN – Setelah menuntaskan rangkaian latihan tahap darat (Harbour Phase), KRI Bung Tomo–357 melanjutkan pelaksanaan latihan tahap laut (Sea Phase) dalam ajang Latma MILAN 2026 yang berlangsung pada 22–25 Februari 2026 di perairan Bay of Bengal.
Dalam latihan multinasional tersebut, KRI Bung Tomo–357 mewakili TNI Angkatan Laut dan tergabung dalam Group 3 bersama unsur kapal perang negara sahabat, melaksanakan berbagai serial latihan taktis dan teknis di laut.
Sejumlah materi latihan yang diikuti meliputi GUNNEX 601 (FPM Balloon Firing), PHOTOEX, MISCEX 806 (RASAPS), GUNNEX 611 (AAW 9), VBSS, hingga Cross Deck Flying.
Pada serial GUNNEX 601 dan GUNNEX 611, prajurit KRI Bung Tomo–357 melaksanakan latihan penembakan menggunakan meriam 12,7 mm untuk mengasah ketangkasan, kecepatan reaksi, serta akurasi dalam menghadapi sasaran permukaan maupun sasaran udara.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapsiagaan tempur unsur kapal perang di berbagai spektrum ancaman.
Secara terpisah, latihan VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure) dilaksanakan oleh tim gabungan yang dipimpin Perwira Kopaska Letda Laut (P) Johan Yudhistira.
Tim yang terdiri dari personel Kopaska dan prajurit KRI Bung Tomo–357 tersebut melaksanakan prosedur pemeriksaan, penggeledahan, serta pengamanan kapal sesuai standar operasi maritim internasional.
Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan penindakan terhadap potensi pelanggaran hukum di laut sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit dalam operasi keamanan maritim.
Pada serial Cross Deck Flying, KRI Bung Tomo–357 melibatkan Helikopter Panther HS-1307 TNI AL dari Squadron 400 Wing Udara 1 dengan Lettu Laut (P) Dwi Kurniawan sebagai pilot.
Helikopter tersebut melaksanakan pendaratan di tiga kapal perang Angkatan Laut India yang tergabung dalam Group 3, yakni INS Kavaratti, INS Satpura, dan INS Nilgiri.
Kegiatan ini menjadi wujud peningkatan interoperabilitas serta kemampuan koordinasi antar awak dan alutsista dalam operasi gabungan lintas negara.
Partisipasi aktif KRI Bung Tomo–357 dalam Sea Phase Exercise Latma MILAN 2026 mencerminkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit TNI Angkatan Laut di forum internasional.
Kehadiran Indonesia dalam latihan tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama maritim, membangun kepercayaan antarnegara, serta mendukung stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.









Komentar