Terpilih Aklamasi, Mustava ST MM Resmi Nakhodai Kadin Kepri Periode 2026-2031

Mustava ST., MM resmi terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026-2031, menggantikan Akhmad Ma’ruf Maulana, yang telah menuntaskan dua periode salama masa baktinya.

Mustava terpilih secara aklamasi pada pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-V Kadin Provinsi Kepri yang dipimpin oleh Ketua Steering Committee (SC) Ernawati, yang dilaksanakan di Hotel Aston Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau pada, Sabtu (3/1/2026).

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi dan Pemberdayaan Daerah (OKP) Kadin Indonesia, Erwin Aksa yang hadir langsung dalam Muprov tersebut, menyampaikan apresiasi atas dedikasi kepengurusan sebelumnya.

Ia menilai pergantian kepemimpinan ini sebagai bagian dari regenerasi yang sehat bagi dunia usaha di Kepulauan Riau.

“Saya bersyukur Pak Ma’ruf telah mengawal KADIN Kepri selama 10 tahun atau dua periode. Kini estafet kepemimpinan dilanjutkan generasi berikutnya, Pak Mustava, untuk melanjutkan perjuangan KADIN di Kepri,” ujar Erwin Aksa di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Aksa juga menegaskan bahwa proses pemilihan berlangsung secara mufakat. “Terpilih secara aklamasi. Harapannya, melalui Muprov ini, Pak Mustava bisa membawa KADIN Kepri semakin maju,” tambahnya.

Dikatakannya, forum ini adalah tonggak penting bagi kesinambungan organisasi, di mana kita akan merumuskan arah baru mendorong pembangunan ekonomi di wilayah strategis Kepulauan Riau.

“Atas nama Kadin Indonesia, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atas sinergi yang luar biasa selama ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Kadin Kepri yang sudah demisioner, Akhmad Ma’ruf Maulana dan seluruh jajaran pengurus periode sebelumnya yang telah menjaga marwah Kadin sebagai mitra strategis pemerintah di Kepulauan Riau.

Masih menurut Aksa, sesuai dengan UU No.1 Tahun 1987 dan Keppres No. 18 Tahun 2022, Kadin adalah satu-satunya wadah resmi dunia usaha yang inklusif dan kolaboratif.

Di Kepulauan Riau, peran ini sangat krusial. Sebagai gerbang investasi di perbatasan negara, Kepri harus terus mendorong hilirisasi industri dan memperkuat daya saing UMKM agar mampu menembus pasar global.

“Kita harus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kepri tidak hanya bertumpu pada sektor industri besar, tetapi juga menyentuh ekonomi inklusif di daerah pesisir dan kepulauan.

Kadin Kepri ke depan harus aktif memfasilitasi digitalisasi UMKM dan membuka akses pembiayaan seluas-luasnya.

Kita patut berbangga melihat performa ekonomi Kepulauan Riau yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Kepripada triwulan III tahun 2025 tumbuh impresif sebesar 7,48% (yoy).

Capaian ini menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.

Potensi Ekonomi Unggulan dan Masa Depan Kepri:·Pilar Industri dan Perdagangan: Sektor industri pengolahan tetap menjadi kontributor utama PDRB, didukung oleh penguatan ekspor non-migas yang melonjak hingga 23,99% sepanjang tahun 2025.

Komoditas mesin dan peralatan listrik menjadi tulang punggung yang memperkuat posisi Kepri dipasar global.

Potensi Ekonomi Maritim (Blue Economy):

Sebagai provinsi kepulauan memiliki kekayaan laut yang luar biasa dengan potensi lestari mencapai 1,3 juta ton ikan per tahun. Optimalisasi sektor perikanan dan pariwisata bahari akan menjadi kunci transformasi ekonomi yang berkelanjutan.

Akselerasi Investasi Strategis: Ke depan, kita akan menyambut operasionalisasi berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti pengembangan industri semi konduktor dan panel surya di kawasan Galang Island, serta percepatan infrastruktur konektivitas seperti Jembatan Semala di Natuna dan pembangunan flyover di pusat-pusat ekonomi.

Digitalisasi dan Inklusivitas UMKM:

Potensi digitalisasi di Kepri sangat besar. Sepanjang tahun 2025, transaksi digital melalui QRIS pada festival UMKM daerah mencatat lonjakan hingga 400%. Ini adalah sinyal bahwa UMKM kita siap untuk naik kelas melalui ekosistem digital.

Dengan target pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan mencapai 7,3% pada tahun 2026, Kadin Kepri harus menjadi lokomotif yang memastikan potensi-potensi besar ini terkonversi menjadi kesejahteraan nyata bagi seluruh masyarakat di tujuh kabupaten/kota.

Lanjutnya, Kadin Indonesia memiliki Empat Pilar Strategis yang harus menjadi pedoman bagi pengurus terpilih nantinya:

1.Swasembada – Ketahanan pangan, energi, dan air.

2. Pertumbuhan Ekonomi-Melalui investasi dan hilirisasi.

3. Inklusif-Pemberdayaan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

4.Keberlanjutan-Mengedepankan ekonomi hijau yang ramah lingkungan.

“Saya juga berharap Kadin Kepri dapat mengadopsi kelanjutan Program Quick WinKadin Indonesia, mulai dari renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui CSR hingga program penguatan gizi bagi anak-anak sekolah,” pesannya.

Dukungan juga datang dari Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Ia menegaskan peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam merancang dan mengakselerasi kebijakan ekonomi.

“KADIN adalah mitra strategis pemerintah. Jika ekonomi ingin terus berkembang, maka KADIN harus menjadi bagian penting dalam diskusi dan penyusunan strategi,” kata Ansar.

Ansar turut mengapresiasi kontribusi Akhmad Ma’ruf Maulana selama memimpin KADIN Kepri. Menurutnya, sinergi yang terbangun selama satu dekade terakhir telah berkontribusi nyata terhadap peningkatan indikator ekonomi daerah.

“Kita patut mengapresiasi Pak Ma’ruf. Indikator ekonomi Kepri terus menunjukkan peningkatan dan itu tidak lepas dari peran besar KADIN. Saya menyambut baik kepengurusan baru ini dengan semangat baru,” ujarnya.

Dengan terpilihnya Mustava sebagai Ketua Umum Kadin Kepri diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi global serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau demi mendorong pertumbuhan dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat.

Sekedar informasi, Mustava ST., MM didukung penuh oleh seluruh Kadin se Provinsi Kepulauan Riau antara lain, Kadin Kota Batam, Kadin Kota Tanjungpinang, Kadin kabupaten Bintan, Kadin Kabupaten Karimun, Kadin Kabupaten Lingga, Kadin Kabupaten Anambas dan Kadin Kabupaten Natuna.

Hal tersebut juga dibuktikan dengan kehadiran dari para ketua kadin kabupaten dan kota atau istilahnya quorum yang menjadi peserta full di musyawarah provinsi( Muprov) ke V Kadin Provinsi Kepri

Komentar