NATUNA– Unsur Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I melaksanakan latihan bersama di wilayah Laut Natuna Utara, Selasa (3/3/2026). Ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit di daerah operasi strategis.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam kerangka Operasi Pengamanan Perbatasan, guna memastikan stabilitas dan keamanan perairan yurisdiksi nasional tetap terjaga.
Latihan tersebut melibatkan tiga unsur Satuan Kapal Eskorta Koarmada I, yakni KRI Wiratno-379, KRI Teuku Umar-385, dan KRI Silas Papare-386. Ketiganya saat ini melaksanakan tugas BKO di bawah komando Gugus Tempur Laut Koarmada I.
Adapun tugas pokonya yakni mengemban tanggung jawab pengamanan wilayah Laut Natuna Utara sebagai salah satu kawasan dengan nilai strategis tinggi.
Fokus utama latihan adalah peningkatan kemampuan peperangan anti-serangan udara (air defence). Melalui skenario taktis yang dirancang realistis, setiap unsur melaksanakan prosedur deteksi, tracking, identifikasi, hingga engagement terhadap sasaran udara.
Selain itu, unsur-unsur KRI juga melaksanakan manuver taktis untuk menguji kemampuan formasi tempur serta respons cepat dalam menghadapi potensi ancaman dari udara.
Dalam pelaksanaannya, seluruh kapal membangun koordinasi taktis dan komunikasi tempur secara terintegrasi.
Interoperabilitas antar unsur menjadi perhatian utama, guna memastikan kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan di medan operasi.
Sinkronisasi sistem sensor dan kendali tembak diuji secara simultan untuk menciptakan respons pertahanan udara yang efektif dan terukur.
Latihan ini sekaligus menjadi sarana uji kesiapan alutsista dan profesionalisme prajurit dalam mengoperasikan sistem persenjataan sesuai prosedur tetap yang berlaku.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, mencerminkan komitmen Koarmada I dalam menjaga kedaulatan serta memperkuat daya tangkal pertahanan laut Indonesia di kawasan perbatasan utara.














Komentar