BATAM – Sebuah video yang diduga merekam transaksi narkotika di salah satu tempat hiburan malam di Kota Batam viral di media sosial dan memicu perhatian publik, Selasa (23/6/2026].
Dalam unggahan yang beredar luas, lokasi kejadian disebut-sebut berada di HH Club atau yang dikenal sebagai Planet 3.0 Pub & KTV.
Video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan staf atau karyawan tempat hiburan malam sedang berinteraksi dengan pengunjung di dalam ruangan karaoke.
Pria itu tampak mengenakan pakaian yang menyerupai seragam kerja, lengkap dengan kemeja putih, dasi, celana hitam, serta alat komunikasi yang terpasang di pinggangnya.
Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut terlihat menerima sejumlah uang tunai dari seorang pengunjung. Sesaat kemudian, ia diduga menyerahkan sebuah benda kecil kepada pengunjung tersebut. Narasi yang menyertai video menyebutkan bahwa benda tersebut merupakan pil ekstasi atau inex.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah warganet meminta aparat penegak hukum, khususnya Polda Kepulauan Riau dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, untuk segera melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran isi video yang beredar.
Salah satu narasi yang ramai dibagikan di media sosial bahkan secara terbuka meminta aparat melakukan pengecekan terhadap lokasi yang disebut dalam video.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen HH Club maupun Planet 3.0 Pub & KTV terkait video yang beredar tersebut.
Demikian pula, aparat penegak hukum belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hasil verifikasi atau penyelidikan terhadap rekaman tersebut.
Apabila dugaan transaksi narkotika dalam video tersebut terbukti benar, maka para pihak yang terlibat dapat dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Selain pelaku yang melakukan transaksi, pihak pengelola tempat usaha juga dapat dimintai pertanggungjawaban hukum apabila terbukti mengetahui, membiarkan, atau memfasilitasi terjadinya peredaran narkotika di lokasi usahanya.
Viralnya rekaman tersebut kembali menyoroti persoalan peredaran narkotika di tempat hiburan malam yang selama ini menjadi perhatian aparat penegak hukum.
Masyarakat berharap dilakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat terungkap, sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi peredaran narkoba di Kota Batam.














Komentar