BATAM – Ruangan Club House Orchard Park Batam, Sabtu (11/7/2026), dipenuhi tawa, tepuk tangan, dan cerita-cerita tentang keberanian. Bukan keberanian yang lahir dari kesempurnaan, melainkan keberanian untuk melawan rasa takut, keraguan, hingga perasaan tidak percaya diri yang kerap menghampiri setiap perempuan.
Melalui talk show bertajuk “Berani Tampil, Berani Bersinar”, Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan ruang berbagi bagi perempuan dari berbagai latar belakang untuk saling menguatkan.
Di balik setiap materi yang disampaikan, terselip satu pesan sederhana namun kuat: setiap perempuan memiliki cahaya, dan cahaya itu pantas untuk ditunjukkan kepada dunia.
Ketua WITT Kepri, Dewi Triyanawati, SH, mengatakan tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan ajakan bagi perempuan agar berani keluar dari zona nyaman.

Menurutnya, berani tampil bukan hanya soal berdiri di atas panggung atau berbicara di depan banyak orang. Lebih dari itu, keberanian adalah tentang menunjukkan potensi, ide, serta karya terbaik yang dimiliki setiap perempuan.
“Ketika kita berani tampil, saat itulah kita memberi ruang untuk diri sendiri agar bisa bersinar,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi titik awal lahirnya perempuan-perempuan yang lebih percaya diri, lebih berani berkarya, serta mampu memberikan dampak positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Karena setiap perempuan memiliki cahaya, dan kini saatnya Anda bersinar,” katanya.

Suasana semakin hidup ketika Puan I Duta Wisata Kota Batam, Kezia Hirano Danito, S.Par., M.Par., membagikan pengalaman pribadinya. Di balik senyum dan prestasi yang diraihnya, ternyata tersimpan rasa takut, minder, bahkan merasa tidak layak.
Ia mengaku sempat ragu ketika mengikuti ajang yang membawanya meraih gelar tersebut. Rasa tidak percaya diri muncul karena harus bersaing dengan peserta yang lebih muda.
Namun bagi Kezia, rasa takut adalah hal yang manusiawi. Yang terpenting adalah bagaimana seseorang memilih untuk menyikapinya.
Ia mengenalkan filosofi Jepang, Kaizen, yakni memperbaiki diri sedikit demi sedikit setiap hari. Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Bukan menjadi orang lain, tetapi menjadi versi terbaik dari diri sendiri setiap hari,” tuturnya.
Pesan serupa disampaikan oleh Coach Personality Development, Enie Sulaiman. Menurutnya, kepercayaan diri tidak akan pernah tumbuh jika seseorang terus menunggu merasa siap.
Justru, kata dia, seseorang harus berani tampil terlebih dahulu. Dari setiap pengalaman itulah seseorang akan mengetahui kekurangan dan kelebihannya.
Ia juga mengingatkan bahwa perempuan sejatinya memiliki empat kekuatan utama, yakni Beauty, Brain, Behavior, dan Prayer. Cantik tidak hanya soal penampilan, tetapi juga kecerdasan, perilaku yang baik, serta kekuatan spiritual.
“Setiap pagi afirmasikan kepada diri sendiri bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin. Pikiran yang positif akan membentuk rasa percaya diri,” ujarnya.

Tak hanya membahas pengembangan diri, talk show tersebut juga mengulas pentingnya merawat kesehatan kulit sebagai bagian dari rasa percaya diri.
Sementara, Aesthetic Doctor Emdee Easy, dr. Angelica Sisko, menjelaskan bahwa wajah yang bersinar bukan selalu berarti menggunakan perawatan mahal.
Menurutnya, kulit yang sehat berasal dari kebiasaan sederhana seperti menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelembap, serta tidak pernah melewatkan sunscreen.
Ia mengingatkan bahwa penggunaan tabir surya tetap penting meski seseorang hanya beraktivitas di dalam rumah.
“Sinar matahari yang masuk melalui jendela maupun paparan blue light dari komputer dan gawai tetap bisa memengaruhi kesehatan kulit,” jelasnya.

Senada, Pro Fluencer Wardah, Maiza Endang, mengajak para peserta memahami bahwa skincare dan makeup bukan dua hal yang terpisah.
Menurutnya, kulit yang sehat akan membuat proses merias wajah menjadi jauh lebih mudah, bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit.
Cukup menggunakan cushion, cream blush, dan lipstik, seseorang sudah bisa tampil segar jika kondisi kulitnya terawat dengan baik.
“Kalau kulitnya sehat, makeup akan langsung menempel sempurna. Jadi yang paling penting tetap dimulai dari skincare,” katanya.
Dipandu Sekretaris WITT Kepri, Sintasari, diskusi berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berbagi pengalaman, mengajukan pertanyaan, hingga saling memberikan semangat.
Talk show itu akhirnya meninggalkan satu pesan yang terus bergema hingga acara usai. Bahwa perempuan tidak harus menunggu sempurna untuk mulai melangkah.
Karena sesungguhnya, keberanian untuk tampil adalah langkah pertama menuju cahaya yang selama ini telah ada di dalam diri mereka.














Komentar