BANTEN – Upacara tabur bunga yang digelar Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kedutaan Besar Australia di Indonesia berlangsung khidmat di perairan Selat Sunda pada Kamis 26 Februari 2026 dengan menggunakan KRI John Lie-358 unsur Satkor Koarmada I.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengenang perjuangan awak kapal perang USS Houston dan HMAS Perth yang gugur dalam Battle of Sunda Strait pada tahun 1942.
Delegasi Amerika Serikat dipimpin Mr. Peter Haymond selaku U.S. Charge d’Affaires (CDA) bersama Colonel Thang “Jacky” Lee sebagai SDO/DA TT.
Dari Australia hadir Deputy Head of Mission Gita Kamath dan Head of Australian Defence Staff Brigadier Micah Batt. Sementara dari Indonesia, Asops Kasal diwakili Paban 1 Ren Sopsal Kolonel Laut (P) Ardi Sunaryo.
Hadir juga Danlanal Banten, Gubernur Banten yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Dr. Agus Supriadi, S.Sos., M.Si., serta Dirjen KKP yang diwakili Direktur Pengendalian Operasi Armada Saiful Umam, S.St.Pi., M.M.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan penjelasan singkat mengenai sejarah Pertempuran Selat Sunda.
Prosesi peringatan untuk HMAS Perth dilaksanakan dengan sambutan Perwakilan Senior Kedutaan Australia, pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Australia, serta peletakan karangan bunga ke laut sebagai simbol penghormatan. Peringatan untuk HMAS Perth kemudian ditutup secara resmi.
Selanjutnya, rangkaian penghormatan untuk USS Houston diawali dengan sambutan Atase Laut Amerika Serikat dan Perwakilan Senior Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, peletakan karangan bunga, serta menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat. Seluruh prosesi berlangsung tertib dan penuh rasa hormat terhadap para prajurit yang gugur.
Upacara ini menjadi wujud penghormatan atas pengorbanan para pahlawan laut sekaligus mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia, Amerika Serikat, dan Australia.
Melalui momentum bersejarah ini, ketiga negara menegaskan komitmen untuk terus menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan maritim, khususnya di perairan strategis Selat Sunda.








Komentar