BATAM – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mendukung penyelenggaraan Batam Bersholawat Ke-2 bersama Az Zahir.
Kegiatam ini sebagai salah satu agenda wisata religi yang tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir Husnul Khotimah Kota Batam ini merupakan rangkaian peringatan Milad ke-4 Majelis Dzikir Husnul Khotimah, Maulid Nabi Muhammad SAW, serta HUT ke-81 Republik Indonesia.
Puncak acara Batam Bersholawat Ke-2 bersama Az Zahir akan digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai di Alun-alun Engku Putri, Batam Centre.
Ribuan jamaah diperkirakan akan memadati lokasi untuk melantunkan sholawat bersama grup hadroh Az Zahir dari Pekalongan yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan dengan Festival Hadroh Tingkat Provinsi Kepulauan Riau, penampilan Hadroh Az Zahra, serta Bazar UMKM yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di lokasi yang sama.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan kegiatan keagamaan berskala besar seperti Batam Bersholawat memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis religi di Kota Batam.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan Batam Bersholawat Ke-2 bersama Az Zahir. Kegiatan ini bukan hanya menjadi media syiar Islam dan mempererat ukhuwah, tetapi juga mampu memperkuat citra Batam sebagai destinasi wisata religi. Dengan kedatangan jamaah dari berbagai daerah, termasuk Malaysia dan Singapura, tentu akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Ardiwinata, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, Batam memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata religi karena didukung aksesibilitas yang baik, fasilitas yang memadai, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan keagamaan yang mampu menarik kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Sementara itu, Pendiri sekaligus Pembina Majelis Dzikir Husnul Khotimah Kota Batam, Ustadzah Hj. Rofi’ah Ariski Novi, SE, mengatakan Batam Bersholawat Ke-2 merupakan bentuk komitmen majelis untuk terus menghadirkan syiar Islam yang membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Kota Batam.
“Alhamdulillah, ini merupakan kali kedua Batam Bersholawat kami selenggarakan. Tahun lalu kegiatan berjalan dengan sukses dan lancar. Tahun ini kami berharap kegiatan yang kami laksanakan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Kota Batam sebagai Bandar Madani, membawa keberkahan serta kemaslahatan bagi seluruh umat, khususnya masyarakat Kota Batam dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan Batam Bersholawat bersama Az Zahir, tetapi juga Festival Hadroh Tingkat Provinsi Kepulauan Riau, penampilan Hadroh Az Zahra, serta bazar UMKM yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat syiar Islam.
“Kami berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batam dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Semoga sholawat yang kita lantunkan membawa manfaat bagi umat, menjadi bekal dunia dan akhirat, membantu pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM, serta memperkuat peran majelis dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar sehingga Batam menjadi negeri Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” katanya.
Ustadzah Rofi’ah menambahkan, target penyelenggaraan tahun ini adalah menghadirkan jamaah lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Bahkan, pihaknya menargetkan kehadiran jamaah dari Malaysia dan Singapura sehingga Batam Bersholawat dapat berkembang menjadi salah satu agenda wisata religi unggulan di Kota Batam.
“Kami ingin terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Batam dalam bidang keagamaan dan sosial, termasuk menghadirkan para ulama ke Batam. Sebelumnya kami juga sukses menggelar Kemilau Muharram bersama Ustadzah Syarifah Aisyah Farid BSA yang puncaknya dilaksanakan di Masjid Agung Engku Hamidah dan dihadiri sekitar 5.000 jamaah, termasuk tamu dari Singapura. Semua itu kami persembahkan untuk Kota Batam yang kami cintai,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan Majelis Dzikir Husnul Khotimah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam yang selalu memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan kami. Semoga sinergi ini terus terjalin sehingga Batam semakin dikenal sebagai kota yang religius, harmonis, sekaligus menjadi tujuan wisata religi di kawasan,” tutupnya.
Festival Hadroh Tingkat Provinsi Kepulauan Riau akan diikuti peserta dari berbagai daerah dengan kategori Majelis Taklim/Organisasi Wanita dan Umum. Para peserta akan membawakan sholawat wajib dan pilihan untuk memperebutkan trofi, piagam penghargaan, serta hadiah uang tunai.
Selain menghadirkan nuansa religi yang kental, penyelenggaraan bazar UMKM selama empat hari juga diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat dan menjadi ruang promosi bagi produk-produk lokal Batam.
Panitia mengajak seluruh masyarakat Batam, Kepulauan Riau, serta jamaah dari negara tetangga untuk hadir bersama keluarga dalam Batam Bersholawat Ke-2 bersama Az Zahir, sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat persaudaraan, serta mendukung terwujudnya Batam sebagai destinasi wisata religi yang semakin berkembang.














Komentar